MARABAHAN – Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Kuala bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) membagikan sebanyak 1.500 masker kepada peserta Upacara Peringatan Hari Santri Nasional tahun 2026, yang berlokasi di halaman Masjid Nurul Anwar (Masjid Kubah Hijau) pada Kamis, 22 Oktober 2026.
Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, khususnya para peserta upacara yang mengikuti rangkaian peringatan Hari Santri Nasional di tengah kondisi lingkungan dengan paparan asap karhutla. Pembagian masker diharapkan dapat membantu mengurangi paparan partikel debu dan asap yang terhirup saat beraktivitas di luar ruangan.
Asap karhutla berpotensi menurunkan kualitas udara dan menimbulkan gangguan kesehatan, terutama iritasi mata, hidung, dan tenggorokan, batuk, hingga memperburuk kondisi bagi masyarakat yang memiliki penyakit pernapasan. Oleh karena itu, upaya perlindungan diri menjadi penting, khususnya ketika masyarakat harus beraktivitas di luar ruangan.
Melalui pembagian 1.500 masker ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Kuala bersama DWP mengajak seluruh peserta dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak asap karhutla. Masyarakat diimbau menggunakan masker saat berada di luar ruangan, mengurangi aktivitas di luar rumah apabila kondisi udara memburuk, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan apabila mengalami keluhan seperti sesak napas atau batuk yang tidak kunjung membaik.
Selain sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran pelaksanaan acara, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan di tengah kondisi lingkungan yang kurang kondusif.
Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Kuala berharap sinergi bersama Dharma Wanita Persatuan dapat terus mendukung upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan serta menumbuhkan kepedulian bersama terhadap perlindungan kesehatan masyarakat.
Jaga kesehatan, lindungi diri dari asap karhutla, dan tetap semangat.