Asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dapat mengganggu kesehatan, terutama sistem pernapasan. Partikel halus dalam asap dapat masuk hingga ke saluran pernapasan dan paru-paru.

Penyakit dan gangguan kesehatan yang dapat terjadi

Paparan asap karhutla dapat meningkatkan risiko:

  • Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA)
  • Batuk dan iritasi tenggorokan
  • Sesak napas dan mengi
  • Memperburuk asma
  • Memperburuk penyakit paru dan jantung
  • Iritasi mata
  • Sakit kepala dan tubuh terasa lemas

 Siapa yang paling rentan?

Perhatikan lebih khusus:

👶 Bayi dan anak-anak

👵 Lansia

🤰 Ibu hamil

🫁 Orang dengan asma atau penyakit paru

❤️ Orang dengan penyakit jantung


🛡️ LINDUNGI DIRI DARI ASAP KARHUTLA

  1. Kurangi aktivitas di luar rumah
    Terutama ketika asap terlihat pekat atau kualitas udara sedang buruk.
  2. Gunakan masker yang sesuai
    Jika harus beraktivitas di luar, gunakan masker yang dapat menyaring partikel halus dengan baik dan pastikan terpasang rapat.
  3. Jaga udara di dalam rumah
    Tutup pintu dan jendela ketika asap berada di luar. Hindari menambah polusi udara di dalam rumah, seperti merokok.
  4. Perbanyak minum air
    Jaga tubuh tetap terhidrasi.
  5. Lindungi kelompok rentan
    Batasi paparan asap pada anak-anak, lansia, ibu hamil, serta orang dengan penyakit pernapasan atau jantung.

🚨 KENALI TANDA BAHAYA

Segera ke fasilitas pelayanan kesehatan jika mengalami:

  • Sesak napas berat
  • Napas sangat cepat atau sulit bernapas
  • Nyeri dada
  • Bibir atau wajah tampak kebiruan
  • Penurunan kesadaran
  • Gejala semakin berat atau tidak membaik

Jangan menunggu kondisi memburuk!

📢 “Lindungi diri dari asap karhutla. Kurangi paparan, gunakan masker dengan benar, jaga kualitas udara di dalam rumah, dan segera periksa jika mengalami gangguan pernapasan.”

SEHAT DIMULAI DARI PEDULI.
WASPADA ASAP KARHUTLA, LINDUNGI KELUARGA.