Home Publikasi
Dinkes Batola Mengikuti Kegiatan Sinkronasi dan Harmonisasi DAK Nonfisik Bidang Kesehatan di Banjarmasin
Senin (19/8) Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Kuala mengikuti Kegiatan Sinkronasi dan Harmonisasi DAK Nonfisik Bidang Kesehatan TA 2025 yang dilaksanakan secara zoom dan difasilitasi oleh Dinas Kesehatan Provinsi di Hotel Rattan Inn, Banjarmasin, dengan penanggung jawab kegiatan oleh tim Sumber Daya Kesehatan, bagian perencanaan Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Kuala.
Dari hasil kegiatan tersebut, masing-masing bidang di Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Kuala mendapatkan persetujuan dan beberapa masukan untuk perbaikan dari usulan DAK Nonfisik yang telah dibuat.
Pelaksanaan Gerakan Aksi Bergizi Tingkat Kabupaten Barito Kuala di SMAN 1 Anjir Muara
Dalam rangka peringatan Hari Remaja Internasional tanggal 12 Agustus 2024 dan Hari Kemerdekaan RI Ke-79, maka Kementerian Kesehatan RI kembali melaksanakan Gerakan Aksi Bergizi serentak di seluruh Indonesia pada rentang waktu 12 Agustus 2024 – 12 September 2024 dengan pelaksana satuan pendidikan tingkat menengah.
Di Kabupaten Barito Kuala sendiri Gerakan Aksi Bergizi telah dilaksanakan di beberapa Kecamatan dengan pusatnya di SMAN 1 Anjir Muara, Kec. Anjir Muara pada Jum’at tangal 16 Agustus 2024.

Gerakan Nasional Aksi Bergizi merupakan kegiatan yang dilaksanakan untuk meningkatkan kesadaran siswa siswi dalam membiasakan konsumsi TTD (Tablet Tambah Darah), makan makanan drngan menu gizi seimbang dan aktifitas fisik.
Adapun kegiatan yang dilaksanakan secara nasional di sekolah-sekolah tingkat SMP/MTS, SMA/MA, SMK, pesantren sederajat tersebut, terdapat beberapa rangkaian kegiatan diantaranya adalah sebagai berikut :
- Senam Bersama
- Sarapan Bersama
- Minum TTD Bersama’
- Mengisi Aplikasi Ceria
- Edukasi Kesehatan dan Pemutaran Video Edukasi
Penguatan Kebugaran Jasmani Pekerja Formal di Kabupaten Barito Kuala Tahun 2024
Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Kuala dan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan bekerjasama melaksanakan Kegiatan Penguatan Kebugaran Jasamani Pekerja Formal tingkat Provinsi Kalimantan Selatan, di Kabupaten Barito Kuala tahun 2024 yang dilaksanakan di Area Taman Perkantoran pada Jum’at, 16 Agustus 2024. Selain karyawan dinas kesehatan kegiatan ini juga diikuti oleh perwakilan dari SKPD lainnya.

Kegiatan yang dilaksanakan antara lain :
- Pemeriksaan Riwayat Kesehatan
- Pemeriksaan Fisik
- Senam Sehat
- Tes Kebugaran
Pelaksanaan PIN Polio Tahap 2 Serentak di Seluruh Kecamatan, Kabupaten Barito Kuala
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Kuala Bapak Sugimin, SKM.,M.Kes dampingi pelaksanaan PIN Polio Tahap 2 di Kecamatan Anjir Muara.
PIN Polio Tahap 2 mulai dilaksanakan serentak di 17 Kecamatan, Kabupaten Barito Kuala pada Selasa, 13 Agustus 2024. Sama seperti pelaksanaan PIN Polio Tahap 1 sebelumnya, pada pelaksanaan PIN Polio tahap 2 ini Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Kuala beserta Tim Dinkes dan Para Kepala Dinas dari SKPD lainnya, turun langsung untuk mendampingi para petugas dan kader yang bertugas dalam rangka mensukseskan dan memantau langsung pelaksanaan PIN Polio Tahap 2 di Pos PIN Polio yang ada di 19 Puskesmas wilayah kerja Kabupaten Barito Kuala.
Orientasi dan Bimbingan Teknis Bagi Bidan Se Kabupaten Barito Kuala Tahun 2024
Senin, 15 Juli 2024 bertempat di Aula Selidah, Marabahan dilaksanakan kegiatan orientasi dan bimbingan teknis bagi Bidan Se Kabupaten Barito Kuala. Pada kegiatan ini PJ Bupati Barito Kuala, Mujiyat, S.Sn.,M.Pd didiampingi PJ Ketua TP PKK Kabupaten Barito Kuala Ny. Suharyanti Mujiyat turut berhadir memberikan sambutan sekaligus membuka acara. Dalam pelaksanaan kegiatan ini disampaikan beberapa materi terkait kebidanan.
Penilaian Desa/Kelurahan Ber-PHBS Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di Kabupaten Barito Kuala
Desa Sido Makmur Kecamatan Marabahan mewakili Kabupaten Barito Kuala dalam Kegiatan Penilaian Desa/kelurahan Ber-PHBS (Tatanan Rumah Tangga) Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan pada Rabu, 7 Agustus 2024. Dilaksanakannya kegiatan penilaian ini sebagai upaya dari implementasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di tingkat Dessa/Kelurahan. Penilaian dilakukan oleh Tim Penilai dari Provinsi Kalimantan Selatan, kegiatan berupa penilaian kelengkapan administrasi dan pengecekan kondisi real di lapangan.

PHBS atau Perilaku Hidup Bersih dan Sehat adalah semua perilaku kesehatan yang dilakukan karena kesadaran pribadi sehingga keluarga dan seluruh anggotanya mampu menolong diri sendiri pada bidang kesehatan serta memiliki peran aktif dalam aktivitas masyarakat. Manfaat PHBS yang paling utama adalah terciptanya masyarakat yang sadar kesehatan dan memiliki bekal pengetahuan dan kesadaran untuk menjalani perilaku hidup yang menjaga kebersihan dan memenuhi standar kesehatan.
PHBS di Rumah Tangga adalah upaya untuk memberdayakan anggota rumah tangga agar tahu, mau dan mampu melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat serta berperan aktif dalam gerakan kesehatan di masyarakat.
PHBS di Rumah Tangga dilakukan untuk mencapai Rumah Tangga Sehat. Rumah Tangga Sehat adalah rumah tangga yang melakukan 10 PHBS di Rumah Tangga yaitu :
1. Persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan
2. Memberi bayi ASI eksklusif
3. Menimbang bayi dan balita
4. Menggunakan air bersih
5. Mencuci tangan dengan air bersih dan sabun
6. Menggunakan jamban sehat
7. Memberantas jentik di rumah
8. Makan buah dan sayur setiap hari
9. Melakukan aktivitas fisik setiap hari
10.Tidak merokok di dalam rumah
Pencanangan Pelaksanaan PIN Polio di Kabupaten Barito Kuala Tahun 2024
Mengutip dari laman Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. Kemenkes RI masih menerima laporan terkait Kejadian Luar Biasa (KLB) akibat virus Polio di sejumlah wilayah di Indonesia. Sebanyak 32 Provinsi dan 399 kabupaten/kota di Indonesia masuk dalam kategori risiko tinggi polio. Sejak 2022 hingga 2024, telah dilaporkan sebanyak total 12 kasus kelumpuhan, dengan 11 kasus yang disebabkan oleh virus polio tipe 2 dan satu kasus diakibatkan oleh virus polio tipe 1. Kasus-kasus ini tersebar di 8 provinsi di Indonesia, yaitu Aceh, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Selatan, dan Banten.
Guna mencapai kekebalan kelompok yang optimal dan dapat mencegah perluasan transmisi virus polio, maka Kemenkes RI menjadwalkan Pekan imunisasi Nasional Polio (PIN Polio) secara serentak di seluruh indonesia termasuk di Kabupaten Barito Kuala yang dilaksanakan dalam 2 putaran yaitu putaran pertama pada tanggal 23-29 Juli 2024 dan putaran kedua dilaksanakan 2 (dua) sampai 4 (empat) minggu setelah putaran pertama.

Pada tanggal 23 Juli 2024 Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Kuala melaksanakan pencanangan dan Rapat persiapan monitoring PIN Polio Tingkat Kabupaten Barito Kuala yang bertempat di Aula Selidah. Sebagai dukungan dari Pemerintah Kabupaten Batola untuk kegiatan PIN Polio ini, turut berhadir Bapak Sekretaris Daerah Kabupaten Batola Ir. H. Zulkipli Yadi Noor, M.Sc yang memberikan arahan dan semangat kepada Tim Kabupaten yang akan mendampingi dan mengawal langsung pelaksanaan PIN Polio di 17 Kecamatan (19 Puskesmas) Kabupaten Barito Kuala.
Selain itu, Pak Sekda juga mengajak para Kepala SKPD lain untuk turut serta mensukseskan kegiatan PIN Polio ini, beliau berharap seluruh masyarakat ikut berpartisipasi karena imunisasi ini penting sebagai satu upaya agar generasi muda yang akan melanjutkan perjuangan kita sehat, untuk menyongsong Indonesia Emas 2045. Diharapkan seluruh sasaran sesuai target 95% sasaran dapat mendapatkan imunisasi polio pada PIN Polio ini, sehingga dapat terciptanya kekebalan kelompok, masyarakat terlindungi dan tidak ada kekhawatiran lagi virus ini dapat berkembang di kemudian hari.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batola Launcing Tag Line Dinkes Batola SEHAT pada Kegiatan Apel Pagi Rutin
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Kuala yang baru, bapak Sugimin, SKM.,M.Kes pada hari Selasa tanggal 2 juli 2024 perdana menjadi pembina apel dan memberikan amanat kepada seluruh karyawan/karyawati pada kegiatan apel pagi rutin di halaman kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Kuala.

Pada kesempatan ini selain memberikan arahan dan semangat kepada para karyawan, Pak Sugimin sebagai kepala dinas kesehatan untuk mendukung Barito Kuala “BISA” juga melaunching dan mensosialisasikan Tag Line baru Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Kuala yaitu Dinkes Batola “SEHAT” yang memiliki makna
- SENYUM : Semua Insan Kesehatan di Kab. Barito Kuala dalam melaksanakan tugasnya harus banyak senyum (Ramah), Karena Senyum adalah bagian dari obat”
- EMPHATI : Semua Insan Kesehatan di Kab. Barito Kuala harus memiliki Empati terhadap yg dilayani. Merasakan kesulitan dan ujian yg lagi dihadapi
- HANDAL : Semua Insan Kesehatan di Kab. Barito Kuala harus Handal dlm memberikan pelayanan, memiliki kapasitas dan kapabilitas yg mumpuni
- AKUNTABEL : Semua pelayanan yg dilaksanakan bisa dipertanggung jawabkan dan memiliki Akuntabilitas
- TEPAT dan CEPAT : Setiap pemberian pelayanan kesehatan diharapkan selalu TEPAT dan Cepat sesuai SOP yg telah ditetapkan
Adanya tag line ini diharapkan dapat digelorakan atau disemangatkan untuk seluruh warga dinkes batola dan seluruh rekan-rekan yang bertugas di Puskesmas.
Rapat Koordinasi Pemberantasan Korupsi Penyelenggaraan Pelayanan Publik
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Kuala Sugimin, SKM.,M.Kes beserta Perwakilan dari Tim Pelayanan Publik Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Kuala menghadiri Pertemuan Rapat Koordinasi Pemberantasan Korupsi Penyelenggaraan Pelayanan Publik yang di laksanakan di Aula Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin pada hari Kamis tanggal 27 Juni 2024, yang mengusung tema “Pencegahan Petty Corruption dalam Penyelenggaraan Pelayanan Publik di Kalimantan Selatan”.
Selain Rakor, pada Kegiatan ini Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor atau Paman Birin juga melakukan penyerahan sertifikat Barang Milik Daerah (BMD) kepada Kepala Daerah dari 14 Kabupaten/Kota, termasuk Kabupaten Barito Kuala yang diterima langsung oleh Pj. Bupati Batola Mujiyat, S.Sn., M.Pd.
Monitoring dan Evaluasi (Monev) Lapangan Satgas Pelayanan Publik
Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Kuala Ir. H. Zulkipli Yadi Noor, M.Sc beserta Tim Satgas Pelayanan Publik Kabupaten Barito Kuala melakukan kunjungan ke Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Kuala (31/5), untuk monev lapangan pelayanan publik dalam rangka persiapan penilaian oleh Ombudsman Republik Indonesia yang akan dilaksanakan pada hari Senin tanggal 3 Juni 2024.
Pada monev ini Bapak Ir. H. Zulkipli Yadi Noor, M.Sc beserta tim memberikan beberapa masukan dan saran untuk meningkatkan pelayanan publik di Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Kuala.
Dinas Kesehatan laksanakan Upacara Bendera di Halaman Kantor Bupati Barito Kuala
Bertempat di Halaman Kantor Bupati Barito Kuala dilaksanakan upacara rutin setiap Senin. Dinas Kesehatan ditugaskan sebagai petugas Upacara pada Senin, 19 Februari 2024.
Upacara di hadiri seluruh ASN lingkup Kabupaten Barito Kuala, dan di pimpin oleh Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Maulida Fathia, SKM, MPH.
dr. Hj. Azizah Sri Widari selaku Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Kuala sekaligus pembina upacara, menghimbau kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Barito Kuala agar selalu waspada terhadap Demam Berdarah (DBD) yang saat ini kasusnya semakin meningkat.
Kasus Demam Berdarah Dengue ( DBD) terpantau di Indonesia mengalami kenaikan hingga awal tahun 2024, terkhusus di Provinsi Kalimantan Selatan, kasus DBD mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Beliau juga mengimbau kepada masyarakat untuk memberantas sarang nyamuk untuk mencegah perkembang biakan, dengan salah satunya dengan metode 3 M plus. Yaitu dengan menguras, menutup penampungan air, mengubur atau mendaur ulang barang barang bekas yang tidak terpakai, dan Menaburkan bubuk larvasida pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan.
Posyandu Pandan Desa Pandan Sari Mewakili Kabupaten Barito Kuala Pada Penilaian Lomba Posyandu Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2024
Posyandu Pandan Desa Pandan Sari, Kecamatan Anjir Pasar mendapatkan kunjungan dari Tim Penilai lomba posyandu Provinsi Kalimantan Selatan dalam kegiatan Lomba Posyandu tingkat provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2024 yang dilaksanakan pada Rabu, 15 Mei 2024.
Kegiatan ini selain dihadiri kader, bidan desa, PKK desa, pemerintah desa, dan perwakilan masyarakat desa Pandan Sari, juga dihadiri oleh Camat dan Ketua TP PKK Kecamatan Anjir Pasar, Kepala Puskesmas beserta petugas dari Puskesmas Anjir Pasar dan Tim Pokjanal Kabupaten Barito Kuala dari beberapa SKPD dan PKK Kabupaten yang ikut mendampingi dan memberi dukungan.

Pada sambutannya Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat H. M. Halimuddin, SKM, MPH yang mewakili Pokjanal Posyandu Kabupaten Barito Kuala menyampaikan “Kabupaten Barito Kuala pada tahun 2024 ini telah menyelengarakan lomba posyandu tingkat kabupaten, dimana Posyandu Pandan telah berhasil memperoleh juara pertama pada lomba tersebut. Posyandu Pandan, Desa Pandan Sari ini mempunyai beberapa keunggulan diantaranya memiliki bangunan khusus untuk posyandu, ambulan desa, serta pemerintah kecamatan dan desa yang sangat mendukung dalam penyelenggaraan posyandu”.

Posyandu mempunyai peran penting sebagai ujung tombak penggerakan dan pelayanan kesehatan masyarakat. Posyandu merupakan salah satu bentuk upaya kesehatan Bersumber Daya Masyarakat (UKBM) yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan, guna memberdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar.
Kegiatan penilaian lomba posyandu ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan bertujuan untuk meningkatkan pembinaan posyandu dan kader posyandu secara terpadu serta mengevaluasi dan memberikan penghargaan bagi penyelenggaraan posyandu dan kinerja kader.