Home Publikasi
Pemerintah Kabupaten Barito Kuala Secara Resmi Menyambut Kedatangan Para Dokter Peserta Program Internship Dokter Indonesia (PIDI) Tanun 2026
MARABAHAN – Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Barito Kuala) dalam hal ini Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Kuala, Ir. H. Zulkipli Yadi Noor, M.Sc dan Dinas Kesehatan secara resmi menerima dan menyambut kedatangan para peserta Program Internship Dokter Indonesia (PIDI) Angkatan Tahun 2026. Acara penyambutan yang berlangsung khidmat di kantor sekretariat daerah ini menandai dimulainya masa bakti para dokter muda tersebut untuk melayani masyarakat di bumi Ijejela. Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Kuala menyampaikan selamat datang, apresiasi dan harapan besar terhadap kehadiran para dokter internship ini.
Kehadiran tambahan 11 orang tenaga medis baru ini diharapkan mampu memperkuat kualitas pelayanan kesehatan dan meningkatan derajat kesehatan di Barito Kuala."Mudah-mudahan kehadiran rekan-rekan dokter sekalian bisa memberikan kontribusi nyata dan sesuatu yang berharga untuk Barito Kuala. Nikmati setiap tugas yang diberikan, karena sesuatu yang kita kerjakan dengan hati yang gembira tidak akan terasa berat. Enjoy saja dalam mengabdi" pesan Sekretaris Daerah saat memberikan arahan kepada para peserta.
Fokus Penempatan dan Orientasi Lapangan Para dokter muda ini dijadwalkan akan menjalani masa penempatan yang tersebar di wilayah Kabupaten Barito Kuala, di antaranya di RSUD H. Abdul Aziz Marabahan serta beberapa pusat kesehatan masyarakat seperti Puskesmas Marabahan dan Puskesmas Bantuil. Pemerintah daerah berharap kolaborasi antara dokter senior, tenaga kesehatan lokal, dan para peserta internship ini dapat berjalan harmonis. Dengan komitmen penuh dan semangat prima, para dokter internship angkatan 2026 ini siap memberikan pelayanan yang humanis, bermutu, serta berorientasi pada keselamatan pasien di seluruh penjuru Kabupaten Barito Kuala.
Maklumat Pelayanan: Wujud Komitmen Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Kuala dalam Memberikan Pelayanan Prima
Marabahan – Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Kuala terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui penerapan Maklumat Pelayanan sebagai bentuk komitmen dan tanggung jawab kepada masyarakat. Maklumat pelayanan ini menjadi pedoman bagi seluruh jajaran dalam memberikan pelayanan yang profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Maklumat Pelayanan yang ditetapkan pada tanggal 1 Juli 2025 tersebut menegaskan bahwa Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Kuala berjanji dan sanggup melaksanakan pelayanan sesuai dengan standar pelayanan yang telah ditetapkan. Komitmen ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang diberikan.
Dalam pernyataan maklumat pelayanan disebutkan bahwa seluruh petugas dan aparatur Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Kuala berkomitmen untuk memberikan pelayanan sesuai dengan kewajiban yang telah ditentukan, serta terus melakukan perbaikan dan inovasi secara berkelanjutan guna memenuhi kebutuhan dan harapan masyarakat.
Selain itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Kuala juga menyatakan kesiapan untuk menerima sanksi dan/atau memberikan kompensasi apabila pelayanan yang diberikan tidak sesuai dengan standar yang berlaku. Sikap ini menunjukkan keseriusan instansi dalam menjaga mutu pelayanan dan memastikan hak-hak masyarakat sebagai penerima layanan tetap terpenuhi.
Maklumat Pelayanan ini mengandung beberapa nilai utama, yaitu:
- Berjanji dan sanggup memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
- Melayani sesuai standar pelayanan yang telah ditetapkan.
- Melakukan perbaikan secara terus-menerus untuk meningkatkan kualitas layanan.
- Siap menerima sanksi apabila terjadi ketidaksesuaian dalam pelayanan.
- Memberikan kompensasi sesuai ketentuan apabila pelayanan tidak memenuhi standar.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Kuala, Sugimin, SKM., M.Kes, menegaskan bahwa maklumat pelayanan ini bukan hanya sekadar pernyataan tertulis, tetapi merupakan komitmen nyata yang harus diwujudkan dalam setiap pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.
Melalui Maklumat Pelayanan ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Kuala berharap dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, memperkuat kepercayaan masyarakat, serta menciptakan pelayanan publik yang cepat, tepat, mudah, dan berkualitas demi terwujudnya masyarakat Barito Kuala yang sehat dan sejahtera.
Standar Pelayanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Kuala
Barito Kuala – Dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat serta mendukung deteksi dini berbagai faktor risiko penyakit, Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Kuala menyediakan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) melalui pelayanan kesehatan keliling yang dapat diakses oleh masyarakat secara mudah dan tanpa biaya.
Program CKG merupakan salah satu bentuk pelayanan kesehatan preventif yang bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan masyarakat sejak dini sehingga dapat dilakukan penanganan dan tindak lanjut yang tepat. Pemeriksaan yang tersedia meliputi pengukuran tekanan darah, gula darah, kolesterol, asam urat, tinggi badan, berat badan, lingkar perut, kadar karbon monoksida (CO), kesehatan jiwa, serta kesehatan mata.
Untuk mendapatkan layanan ini, masyarakat diharuskan memiliki KTP Kabupaten Barito Kuala dan berusia minimal 18 tahun. Khusus pemeriksaan kolesterol dan asam urat diperuntukkan bagi masyarakat berusia di atas 40 tahun. Pelayanan dilaksanakan melalui mobil keliling sesuai jadwal yang telah ditentukan oleh Dinas Kesehatan.
Proses pelayanan dimulai dengan pendaftaran menggunakan KTP, dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan oleh petugas, penyampaian hasil pemeriksaan, serta edukasi mengenai tindak lanjut yang diperlukan. Seluruh hasil pelayanan dicatat dan dilaporkan secara online guna mendukung sistem informasi kesehatan yang terintegrasi.
Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Kuala menetapkan waktu pelayanan yang cepat dengan target respons maksimal 20 menit sejak masyarakat melakukan pendaftaran. Seluruh layanan diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya apa pun.
Untuk menjamin kualitas pelayanan, program CKG didukung oleh tenaga kesehatan yang kompeten, sarana dan prasarana yang memadai, serta pelaksanaan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku. Evaluasi kinerja dilakukan secara berkala untuk memastikan pelayanan tetap optimal dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.
Melalui program Cek Kesehatan Gratis ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Kuala mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan layanan yang tersedia sebagai langkah awal menjaga kesehatan diri dan keluarga. Dengan pemeriksaan kesehatan secara rutin, berbagai risiko penyakit dapat diketahui lebih dini sehingga kualitas hidup masyarakat dapat terus meningkat.
Sehat Bersama, Wujudkan Masyarakat Barito Kuala yang Lebih Sehat dan Produktif.
Artikel Survei Kepuasan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Kuala Semester I Tahun 2026
Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Kuala Raih Predikat “Baik” dalam Survei Kepuasan Masyarakat
Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Kuala terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Berdasarkan hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Semester I Tahun 2026, pelayanan Cek Kesehatan Gratis Mobil Keliling memperoleh Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebesar 87,32 dengan predikat “Baik”.
Survei ini melibatkan 50 responden yang terdiri dari 26 laki-laki (52%) dan 24 perempuan (48%). Dari sisi pendidikan, mayoritas responden berpendidikan S1 (40%), diikuti S2 (20%), SLTA (30%), D1-DIII (8%), dan SD ke bawah (2%). Sementara berdasarkan pekerjaan, responden didominasi oleh pensiunan (52%), kemudian PNS (26%), lainnya (12%), wirausaha (6%), dan swasta (4%).
Hasil penilaian terhadap unsur pelayanan menunjukkan bahwa masyarakat memberikan apresiasi yang baik terhadap berbagai aspek layanan. Nilai tertinggi diperoleh pada unsur Kesesuaian/Kewajaran Biaya dengan skor 4,00, yang menunjukkan bahwa layanan dinilai sangat terjangkau dan sesuai dengan harapan masyarakat. Selain itu, unsur Kualitas Sarana dan Prasarana juga mendapatkan nilai tinggi yaitu 3,90, mencerminkan fasilitas pelayanan yang memadai dan mendukung kenyamanan pengguna layanan.
Adapun unsur pelayanan lainnya memperoleh nilai sebagai berikut:
- Kesesuaian Persyaratan: 3,26
- Prosedur Pelayanan: 3,26
- Kecepatan Pelayanan: 3,12
- Kesesuaian Pelayanan: 3,28
- Kompetensi Petugas: 3,40
- Perilaku Petugas Pelayanan: 3,34
- Penanganan Pengaduan: 3,26
Meskipun seluruh unsur berada dalam kategori baik, Kecepatan Pelayanan memperoleh nilai terendah yaitu 3,12. Hasil ini menjadi perhatian dan bahan evaluasi bagi Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Kuala untuk terus meningkatkan efektivitas dan kecepatan pelayanan kepada masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Kuala menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam survei ini. Masukan dan saran yang diberikan menjadi bahan penting dalam upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan di masa mendatang.
Melalui hasil survei ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Kuala berkomitmen untuk mempertahankan capaian yang telah baik serta terus melakukan perbaikan pada aspek-aspek yang masih perlu ditingkatkan. Dengan semangat pelayanan prima, diharapkan seluruh masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan yang semakin berkualitas, mudah diakses, dan memberikan manfaat optimal bagi kesehatan masyarakat Kabupaten Barito Kuala.
"Terima kasih atas penilaian yang telah diberikan. Masukan dan saran Anda sangat bermanfaat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan."
Tim Perencanaan Dinas Kesehatan Laksanakan Ekspose Profil Dinas Kesehatan Tahun 2025
Marabahan – Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Kuala melaksanakan kegiatan Ekspose Profil Dinas Kesehatan Tahun 2025 pada Kamis (21/05/2026) bertempat di Aula Bahalap. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Dinas Kesehatan, Direktur RSUD Abdul Aziz Marabahan, para Kepala Puskesmas, perwakilan BPS, Diskominfo, serta Bapperida Kabupaten Barito Kuala.
Kegiatan ekspose ini dilaksanakan sebagai upaya penyampaian informasi dan sinkronisasi data kesehatan yang tertuang dalam Profil Dinas Kesehatan Tahun 2025. Profil kesehatan menjadi salah satu dokumen penting yang memuat gambaran kondisi kesehatan masyarakat, capaian program, serta data pendukung pembangunan kesehatan di Kabupaten Barito Kuala.
Pada kesempatan ini Kepala Dinas Kesehatan didampingi Sekretaris dan Kasubbag Perencanaan menyerahkan berkas Profil Dinas Kesehatan kepada perwakilan Bapperida, BPS, Diskominfo, RSUD Abdul Aziz Marabahan, dan Puskesmas sebagai bentuk koordinasi dan sinergi antar instansi dalam mendukung perencanaan dan pembangunan bidang kesehatan.
Sosialisasi dan Pembinaan Kelompok Asuhan Mandiri Tanaman Obat Keluarga
Marabahan (8/4) — Upaya meningkatkan kemandirian masyarakat dalam bidang kesehatan terus digalakkan melalui kegiatan Sosialisasi dan Pembinaan Kelompok Asuhan Mandiri Tanaman Obat Keluarga (Asmantoga) yang dilaksanakan di Puskesmas Marabahan.
Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari unsur PKK desa, kader desa, serta tenaga kesehatan desa. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan tanaman obat keluarga secara mandiri. Melalui sosialisasi ini, peserta diberikan pemahaman tentang jenis-jenis tanaman obat, cara pengolahan sederhana, serta manfaatnya dalam menjaga kesehatan keluarga.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pembangunan kesehatan masyarakat melalui pendekatan promotif dan preventif. Dengan memanfaatkan tanaman obat keluarga, masyarakat diharapkan mampu melakukan pencegahan penyakit secara alami dan berkelanjutan
Perkuat Inovasi Pelayanan, Tenaga Kesehatan Teladan Puskesmas 2026 Laksanakan Kaji Tiru Didampingi Dinas Kesehatan
Rabu (8/4) Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Kuala dan Puskesmas melakukan kegiatan kaji tiru bagi para Tenaga Kesehatan Teladan (Nakesdan) tahun 2026 ke Puskesmas Guntung Manggis, Kota Banjarbaru (Nakesdan profesi dokter, dokter gigi, ATLM, Perawat dan TSL) dan Puskesmas Sungai Tabuk 3, Kabupaten Banjar (Nakesdan profesi Apoteker, Promkes, Nutrisionis dan Bidan). Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus sarana pengembangan kapasitas bagi nakes yang telah menunjukkan dedikasi dan inovasi tinggi di wilayahnya.
Para Nakesdan Puskesmas Kabupaten Batola pada kesempatan ini dapat memperluas wawasan dan berbagi pengalaman dengan para nakesdan dari puskesmas yang dikunjungi yang mana para nakesdan tersebut adalah para nakesdan yang memiliki inovasi-inovasi luar biasa dan telah memperoleh penghargaan terbaik dalam lomba nakesdan tingkat kabupaten/kota atau provinsi.
Kaji tiru ini bukan sekadar kunjungan, melainkan metode pembelajaran untuk mengadopsi praktik terbaik demi menghadirkan layanan yang berkualitas bagi masyarakat
Bupati Batola Launching Program Prioritas Santunan Persalinan dan Santunan Sunat di Kabupaten Barito Kuala
Bupati Barito Kuala secara resmi me-Launching Program Prioritas Santunan Persalinan dan Santunan Sunat pada Kamis Kamis, 15 Januari 2026 di Aula Selidah.
Program Santunan Persalinan merupakan bentuk bantuan pemerintah terhadap masyarakat untuk mendukung kesejahteraan keluarga serta meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak. Kriteria untuk penerima santunan persalinan ini adalah masyarakat yang memiliki KTP Kabupaten Barito Kuala. Melalui program ini harapannya dapat meningkatkan cakupan persalinan di fasilitas kesehatan yang ada di kabupaten Barito Kuala, menjaga kesehatan ibu dan bayi, serta menurunkan angka kematian pada ibu dan bayi.
Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Kuala menargetkan sebanyak 3.543 ibu melahirkan akan menerima manfaat program santunan persalinan ini.
Selain Program Santunan Persalinan, Bupati Barito Kuala hari ini juga me-Launching Program Santunan Sunat. Program ini merupakan pelayanan sunat gratis di fasilitas kesehatan yang ada di wilayah kabupaten Barito Kuala. Kriteria penerima santunan sunat ini yaitu anak-anak yang orang tuanya memiliki KTP Kabupaten Barito Kuala. Melalui program ini harapannya dapat meringankan beban Masyarakat khusnya dalam hal pembiayaan yang selama ini dibebankan ke Masyarakat, menjamin proses sunat yang aman dan steril serta mengurangi resiko komplikasi dan efek samping.
Dukung Kelancaran Hari Jadi Kabupaten Barito Kuala Ke-66, Dinas Kesehatan Hadirkan Posko Kesehatan dan Tim Gerak Cepat
Semarak Hari Jadi Kabupaten Barito Kuala Ke-66 Tahun 2025 dengan tema "Merangkul Semua, Membangun Batola" yang dilaksanakan pada Minggu, 4 Januari 2025 di Lapangan 5 Desember, Marabahan. Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Kuala turut berpartisipasi mendukung kelancaran acara dengan mendirikan posko pelayanan kesehatan yang dijaga oleh Tim Kesehatan Dinkes dan Dokter Puskesmas, bekerjasama dengan Tim Kesehatan Polres Batola dan PMI.
Selain itu, sehubungan dengan adanya acara "Masak 100 Ribu Porsi Daging Masak Habang" Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Kuala berdasarkan Intruksi dari Kepala Dinas Kesehatan, juga ikut andil dengan menerjunkan Tim Gerak Cepat (TGC) yang terdiri dari Tenaga Sanitarian, Surveilans dan Nutrisionis.
TGC bertugas melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap bahan pangan, proses pengolahan, kebersihan peralatan, serta cara penyajian makanan. Pada sampel makanan dilakukan uji organoleptik dan lab yang bertujuan untuk memastikan seluruh pangan yang beredar dan dikonsumsi masyarakat aman, bermutu serta layak konsumsi agar masyarakat terhindar dari risiko keracunan pangan selama berlangsungnya perayaan hari jadi yang dihadiri banyak pengunjung.
Momen 5 Rajab 1447 H Posko Kesehatan Dinkes Batola Siaga Dukung Kelancaran Haul Sekumpul, Bupati Batola Tinjau Langsung Pelayanan
Martapura – Dalam rangka mendukung kelancaran dan keselamatan jamaah pada pelaksanaan Momen 5 Rajab di Sekumpul, Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Kuala dan lintas sektor pada Jum'at s.d. Senin, 26 s.d 29 Desember 2025 turut menyiagakan posko kesehatan berlokasi di GG. Taufiq yang merupakan salah satu jalur area kegiatan.
Posko kesehatan ini disiapkan untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi jamaah yang membutuhkan, mulai dari pemeriksaan kesehatan, pertolongan pertama, hingga rujukan ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat apabila diperlukan. Petugas kesehatan yang berjaga terdiri dari tenaga medis dan paramedis, seperti dokter, perawat, bidan, serta didukung oleh relawan kesehatan.
Selama pelaksanaan kegiatan, kasus yang paling banyak ditangani di posko kesehatan antara lain kelelahan, dehidrasi, tekanan darah tinggi, serta keluhan ringan lainnya. Seluruh pelayanan diberikan secara cepat dan humanis demi kenyamanan jamaah.
Sebagai bentuk dukungan dan perhatian pemerintah daerah Bupati Barito Kuala, Dr. H. Bahrul Ilmi, S.H., M.H beserta Tim yang saat itu berhadir pada puncak acara yang dilaksanakan pada 5 rajab 1447 H bertepatan dengan minggu (28/12), secara langsung mengunjungi posko kesehatan Dinkes Barito Kuala untuk meninjau kesiapan serta pelaksanaan pelayanan kesehatan. Dalam kunjungannya, Bapak Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan dan relawan yang bertugas.
Dengan adanya posko kesehatan yang siaga, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, serta jamaah dapat mengikuti kegiatan dengan kondisi sehat.
Acara Puncak Hari Kesehatan Nasional Ke 61 Tingkat Kabupaten Barito Kuala
Barito Kuala, 12 November 2025 — Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Kuala menyelenggarakan kegiatan Acara Puncak Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 dengan tema “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”. Acara yang berlangsung di Kecamatan Barambai ini dihadiri oleh Wakil Bupati Barito Kuala, jajaran Forkopimda, tenaga kesehatan Se-Kabupaten Barito Kuala dan para tamu undangan lainnya.
Acara diawali dengan Penampilan Tari Bakti Insani Dari Anak Negeri (BIDAN) oleh IBI Batola, dilanjutkan dengan Laporan dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Kuala sekaligus Ketua Panitia Sugimin, SKM.,M.Kes. Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Barito Kuala Herman Susilo, SM yang dalam hal ini juga mewakili Bupati Barito Kuala untuk menyampaikan Sambutan dari Menteri Kesehatan Republik Indonesia.
Kegiatan dilanjutkan dengan Parade Tenaga Kesehatan dari RSUD Abdul Aziz, IFK, Klinik Utama Setara dan 19 Puskesmas yang ada di Kabupaten Batola. pemberian Piagam Penghargaan Bidang Kesehatan bagi Nakesdan, Inovator Kesehatan Terbaik, Puskesmas Layanan CKG Terbaik dan Desa Stop SBS (Desa Semangat Baja).
Selain itu, kegiatan HKN ini juga dimeriahkan dengan senam sehat bersama dan beberapa perlombaan, diantaranya fashion show gaya hidup sehat, memasukan paku dalam botol, memindahkan bola, estafet bola dengan corong dan estafet sarung.
Dengan semangat HKN ke-61, seluruh insan kesehatan di Kabupaten Barito Kuala berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan mempercepat transformasi menuju sistem kesehatan nasional yang lebih kuat dan merata.
Pengukuran Kebugaran Calon Jamaah Haji Kabupaten Barito Kuala Tahun 2025
Marabahan — Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Kuala bersama Puskesmas Marabahan pada Kamis (6/11) melaksanakan kegiatan pengukuran kebugaran bagi calon jamaah haji tahun 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk menilai kesiapan fisik para calon jamaah haji dalam menghadapi rangkaian ibadah haji yang memerlukan kondisi tubuh prima dan daya tahan yang baik.
Kegiatan dilaksanakan di Lapangan 5 Desember Marabahan, yang melibatkan tenaga kesehatan dari Puskesmas dan Dinas Kesehatan dengan peserta calon jamaah haji berjumlah 107 orang. Pengukuran dilakukan dengan Tes Rockport (jalan cepat sejauh 1,6 kilometer) atau jalan 6 menit bagi Lansia dan Calon Jemaah Haji dengan kondisi kesehatan tertentu, yang diikuti dengan pemeriksaan tanda vital seperti tekanan darah, denyut nadi, dan indeks massa tubuh (IMT). Selain pengukuran kebugaran, dilakukan pula konsultasi kesehatan.
Dari hasil sementara, sebagian besar calon jamaah haji menunjukkan tingkat kebugaran cukup. Petugas kesehatan akan melakukan pembinaan lanjutan melalui program pembinaan kebugaran calon jamaah haji hingga menjelang keberangkatan. Diharapkan, dengan pembinaan berkelanjutan, seluruh calon jamaah haji Kabupaten Barito Kuala dapat berangkat dalam keadaan sehat, bugar, dan siap menunaikan ibadah haji dengan maksimal.